Senin, 05 April 2010

BERKOBAN BAGI TUHAN

Tuhan tidak tunduk pada siapa pun. Tuhan adalah Tuhan yang tunduk pada diri sendiri. Dalam diri-Nya sendiri. Dalam diri Tuhan ada hukum dan keadilan-Nya - apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituai. Tidak mungkin Tuhan memberikan mahkota tanpa salib. Tidak mungkin ia memberikan upah tanpa kerja. Tidak mungkin ia memberikan kemuliaan tanpa penderitaan. Tidak mungkin Tuhan memberikan perhentian tanpa kelelahan. Alkitab mencatat bahwa hanya orang yang menderita bersama-sama dengan Tuhan yang akan dimuliakan bersama-sama dengan dia. Dalam Roma 8:17 Alkitab berkata "Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang berhak menerima janji-janji allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan dia." Maksudnya disini adalah, walaupun kita adalah anak bapa sorgawai, kita tidak akan jadi ahli waris jika kita tidak berlelah untuk pekerjaan Tuhan. Pelayanan pekerjaan Tuhan yang di percayakan kepada kita adalah salib yang membuat kita merasa lelah atau menderita. Penderitaan itu antara lain dalam bentuk korban waktu, tenaga, uang, perasaandan kenyamanan kitauntuk keselamatan orang lain dan pendewasaan rohaninya.

Tahukah saudara bahwa jika kita mendukung Tuhan, pada saat dia datang nanti kita akan dipermuliakan bersama-sama dengan dia didalam kerajaan-Nya? Dan berbahgialah orang-orang yang hari ini mau melayani Tuhan,berkorban untukTuahan,berlelah untuk Tuhan, dianiaya karena Tuhan, dan orang-orang yang mau memikul salibnya sebab dia akan menuai apa yang dia tabur. Dalm hal ini kita harus mengingt sikap Tuhan kepada Saul yang tidak dapat di percayai, sehingga Tuhan menarik kepercayaan-NYatersebut dan memberikannya kepada Daud sebagai seseorang yang dianggapberkenan kepada-Nya. Begitu dengan kita sekarang, Tuhan-pun dapat menggantikan kedudukan kita dengan orang lain jika kita menolak kesempatan untuk berkarya dan berkorban bagi Tuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar